Journal

My Taiwanese Friend Converted to Islam

Saya pertama kali berkenalan dengan Chung Yen ketika menjalani Puasa di Taiwan. Saat itu saya diberi tahu kalau ada orang Taiwan yang mengikuti kegiatan sahur bersama di kampus NTUST. Meskipun dia sendiri belum masuk Islam saat itu. Kebetulan kami mendapat jadwal piket sahur di hari yang sama. Dari ceritanya, ternyata dia hampir tidak pernah bolong puasanya. Meskipun saat itu Taiwan sedang puncak-puncaknya musim panas.  Bahkan saya beberapa kali melihatnya ikut buka bersama di Taipei Grand Mosque.

Saat Halal Bihalal Idul Fitri, kami juga mengundangnya dan dia bersedia datang. Tampaknya ketertarikan Chung Yen terhadasemakin besar. Sampai akhirnya pada saat menjelang peringatan Idul Adha di kampus, Mas Adil (Gubernur Formmit Utaratu) mengajak saya untuk membeli Baju Koko untuk Chung Yen. Ternyata dia akan mengucapkan  syahadat di acara peringatan Idul Adha, woww..

1392902_10200671299246378_291741307_n

Akhirnya pada hari Sabtu, 19 Oktober 2013, di hadapan Mahasiswa muslim NTUST (yang hampir semuanya orang Indonesia) Chung Yen mengikrarkan dua kalimat Syahadat dengan dibimbing oleh Pak Buriniadi Moballa. Subhanallah, baru pertama kali ini saya menyaksikan seseorang masuk Islam secara langsung, dan itu saya alami di Taiwan.

Hidayah Allah memang tidak pernah disangka-sangka. Bahkan di Taiwan yang jumlah pemeluk islamnya hanya sekitar 0.3 persen, hidayah tersebut bisa datang kepada siapa saja.

وَكَذَٰلِكَ أَنزَلْنَٰهُ ءَايَٰتٍۭ بَيِّنَٰتٍ وَأَنَّ ٱللَّهَ يَهْدِى مَن يُرِيدُ

Dan demikianlah Kami telah menurunkan Al Quran yang merupakan ayat-ayat yang nyata, dan bahwasanya Allah memberikan petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. (Q.S. Al-Haj 16)

Welcome our muslim brother, Chung-Yen Chen. Your decision as muslim will lead you to the real happiness in the world and the hereafter. We will always support you, Insya Allah…

11 thoughts on “My Taiwanese Friend Converted to Islam

  1. ini keknya format jurnale salah… pake “kutipan” nek rak “quotes” yo? hehehe

    halah ngomongin teknis… mari bicara substansi…

    aku durung tahu malah ndelok syahadat muallaf… bakal dadi ningkatke iman mesti yo… betapa berharganya hidayah itu… hiks :_(

    • Dari sini kok kelihatannya gak salah ya Nas? seperti judul biasa.. hehee
      Alhamdulillah bisa meningkatkan, meskipun di sini juga naik turun Nas.. Lebih banyak cobaannya,..😀

      • ada banyak kejutan kalu kita jalanjalan ya.. senang ada kejutan kaya gini.. dulu ada pegawe babeku yang masuk islam, dan disyadatin di rumah.. di saksikan se komplek..

      • Bener banget mbak Tintin, itu yang bikin ketagihan jalan-jalan. Ini salah satu motivasi lanjut kuliah.. hahaa.. Chung Yen juga syahadat lagi di Masjid Besar Taipei setelah Sholat Jumat. Kemudian disalami orang-orang yang ada disitu, ada orang timur tengah yang nyalamin dan meluk dia lama. Kayaknya dia keheranan reaksi orang-orang di Masjid kok kayak gini..😀..
        Padahal bagi kita ini adalah kebahagiaan yang luar biasa.. hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s